arik.web.id Merah Putih Indonesiaku


17
Feb/10
0

PS2 Slim running with usb hdd

Aaaaah, akhirnya setelah cari cari info di internet, harddisk bekas notebook ku pun bisa dipake juga jadi harddisk tempat game ps2 ku.
requirements:

usb hdd < hdd notebook + case usb >
swap magic v.3.6 < bisa beli "tapi aku download di internet" ^^>
usbextreme
ps2 slim console

13
Aug/09
1

equilibrium factor

sepercik cahaya melesat keujung dunia
kelebat memicingkan mata
cahaya itu membelahku dengan sangat tidak rata
sakit tak terkira terpecah belah ku dibuatnya

ketika waktuku lewat dan tiba aku tak pernah merasakanNya
ketika ku berpaling ke depan, belakang, samping kanan dan kiri, aku mulai merasakanNya
ada buih akar tertinggal disana, yang selalu tumbuh
ada pulih bakar merona disana, yang selalu mengaduh
kegaduhan itu pun jawaban dari kesemuaNya

ada kilat cahaya meracau ,
kalau jawaban kekacauan itu lah ketidakkacauannya,
pasti
ada malaikat bersuara parau,
kalau jawaban kehidupan itulah pertanyaannya,
nanti

ilmu langit tak terjangkau
untuk mencapai ilmu langit itu, aku harus tersambar cahaya itu
dan melesat ketika aku terbakar oleh panas dan terangnya cahaya itu
aku sampai pada titik kosong dan titik diam, dimana siapapun jadi hilang
aku sendiri, dan menghadapi matahari itu

sendiri, kata matahari itu berkata
sendiri, kata matahari itu tak terbata
sendiri, kata matahari itu berbata membentuk satu bangunan kokoh

hingga bangunan itu teratur, dan terbentuk dari ketidak beraturan secara alami
terlalu indah, terlalu indah, terlalu indah bahasa itu.

sendiri, kata matahati itu berkata
sendiri, kata matahati itu tak terbata
sendiri, kata matahati itu terbata juga membentuk satu tembok keyakinan agung hingga mendarah daging kembali berulang kali

hingga tembok itu pun terbentang lurus dan lebar, dan bisa selalu menempatkan dari yang tidak pada tempatnya
terlalu indah, terlalu indah, terlalu indah bahagia itu.

untuk diraih untuk diperjuangkan
untuk dibela
untuk dipertahankan
untuk mu
untuk ku
untuk orang tuamu
untuk keturunanmu
untuk kamu semua pun

hal itu berlaku berambu pada kamu aku kamu aku kamu aku
bagai nomor lotre yang selalu terpampang dan dijajakan tiap penjaja seks di pinggir jalan
yang menawarkan segala keindahan , meski ada yang lebih indah lagi kau temui
NOMOR CANTIK! NOMOR CANTIK! NOMOR HOKI! NOMOR HOKI!
kata penjaja sex elektronik pulsa itu.

kita semua akan menengok, dikarenakan atraksi itu
ketika melihat atraksi itu,

apakah kau?apalah kau?

sudahlah

kau hanya

sama

seperti

aku

dan

mereka

hanya

saja

kau

selalu

mencari

arti

dan

tak

pernah

lelah

tuk

mencari

sehingga

keselarasan

itu

ada

dengan

sendirinya

kita

hanya

bisa

berusaha

sekuat

kita

dan

CAMKAN!
wahai
dunia
CAMKAN!
wahai
manusia

dari mamevebumayusauneplu
dari mejikuhibiniu
dari segala dimensi, galaksi yang ada di tata surya maupun ruang tak terbaca
kau kan rela dan merelakan

disitulah kau akan mencerca hidupmu yang nyaman
disitulah kau akan tertawa sakitmu
disitulah,
kau hidup, dan matiku

aku disini, ingin mati dan hidup dan mati dan hidup dan mati
ITU SAJA!!!!!
aku disini, aku ingin selalu berubah lebih baik
TENTU SAJA!!!!!
aku disini, peminjam dari para tulang yang mati tertinggal
ITU SAJA!!!!!
aku!!!!! bukan kamu!!!!!tapi sayang!!!!!aku menculikmu!!!!!


aku pun mengerti, kau kan mengerti, mengapa harus dibukukan kata-kataku iniĀ  sehingga terlupakan di masa kini

dan

dikenang

di kemudian hari

canda tawa sakit bahagia beradu domba, disanalah aku ada

dan

dia

9
Aug/09
0

alora

bumbung awan melambung tinggi lesatkan arah
pisahkan oleh lilitan angin semilir
lumbung-lumbung hatiku terperosok diantara bintang-bintang
tergerak lenggang berlarian mengitarinya

pupus daun ronaku yang dulu lembar perlembar semburat
hilang tuk kejar gempita malam meraba sunyi
putus sudah ranting yang ramai dengan cabang meronta
sirna perlahan seiring lembar daun yang baru diikuti ukiran kayu tak berbentuk

gelak tawa mengitariku perlahan
canda ria mencemoohku lambat laun
lembut dan sakitku dihadapkan bangunan kokoh semu di pusat kota kelahiranku
disini darah desaku menjanin dan terjalin kasar di urat perkotaan
pun, kelembutan itu selalu kucari, meski kesunyianku kan kutempa tuk hadapi hari-hari tak pasti

barisan besi dan beton itu menghadang
hingga dedaunan tak mampu tuk berdiri tegak menghidupi tanah
kerat karat itu melangsat, meringkuk dibawah kawat rimba liar
lihatlah sekelilingmu, pandang dan rasakan hawa panasmu itu
ukir nada sendu dalam nadi ini, hisap pedih ini nanti : pasti

Tagged as:
1
Aug/09
0

hasta kumbara

berlabuhku di padang sahara hitam
lebam berkerudung rimba surya
iringi alunan talu bernada sumbang sekitarku
seiring angin membelah malam temaram

berangkat dari peraduan memori terukir langsat
disini rendesvouz warna-warni surgawi tertambat
langkahi seruling berhembus merdu diakhir lagu
kosongkan rupa juga muka nyinyir oleh nada berulang

belandar melandai terkikis oleh ruang juga waktu yang meraup kikiskan bidur
harapkan prihatin tuk tertumbang oleh belas kasih kunang-kunang malam
terkekang oleh derap dan deras aliran timah lembut berpaku riang
terpesona oleh senigai garda kayu berlapis besi di atas warung

Pondok Indah, 30 Juli 2009

1
Aug/09
0

Gerbong Rindu

desak angin membelai kening,
bak mempelai berbaju rindu menapaki samudra rupa
kunang-kunang hinggap di kepala rumput liar
julangkan kuasa di tanah gembur terlupakan di pinggir desa

disini kereta rindu, disini gerbong kalbu terpendam sinis
andaikata senja senyumkan kata,
mungkin kan kulayangkan ria didada
yang juga lantahkan asa tertata beku

andaikata mentari kibarkan lembut cahaya,
kan kupandang biasnya hingga prisma tunggal itu
tuk tertelungkup di telapak tanganku.

@Matarmaja, 28 juli 2009

18
Jul/09
1

Sanapan Pagi

kokoh beton itu tak membuat jeritan kami terkulai lemah
kami hitam, kurus, lusuh dan tak terawat

itu katamu!
itu katamu!
inilah kataku wahai beton!

kami pun dirikan gerobak diatas onthel kami

hiasi hidup tuk berdarah dengan nadi kami

yang tak terasa nyaman bernafas dibumi

kami pun dirikan kios sederhana didepan rumah kami

tuk sambung pesona kesederhanaan di era globalisasi terpaksa ini

kami pun dirikan kekerasan dalam berbicara di lingkungan kami

bukanlah hanya hujatan tapi peringatan tuk saling mengerti

kalian bilang aku hanya sampah!
dasar pengotor lingkungan!
memang aku penyumbat sampah! mungkin,
tapi aku tak pernah membunuh macam kalian!

tak pernah pula aku menancap golok

maupun menikam dari balik hitamputihnya seseorang

pun, aku tak pernah dengki

tuk lugaskan suaraku yang sederhana ini

(DepepNEt inspired by pak cimol di bawah tol juanda, 18,07,2009)

Filed under: Bebas
16
Jul/09
1

teraskota pinggiran

kayu-kayu sederhana guratkan pedih perkotaan
kadang menyiksa kadang nelangsa kadang terpaksa
susunan itu kokoh terpaku oleh letih keringat sang bapak
dan dipadati oleh ibu anak, yang juga menjadi mangsa kota

kayu-kayu sederhana lagukan sedih kota pinggiran
lapar dan dahaga menyinari kumpulan hati keluarga
ayah pun keliling jajakan siomay bergerobak rindu
tinggalkan keluarga tuk hidupi darah daging sendiri

bola, robot, mobil, sepeda, kata sang mampu
kami tak ada apa-apa kata sang tak mampu:menjerit
hanya alamlah yang tak menipu
bermainlah aku dengan sekitarku:hiburnya

(Jakarta Selatan, 26 Juni 2009 )

Filed under: Bebas
14
Jul/09
0

stasiun embun

picingan mentari pagi mengintip
awan pun mulai menarikan lengannya
diiringi percikan matahari itu
gulirkan irama gelombang badannya

nuansa lusuh nan panas itu pun terus lantang
kumandangkan detik-detik penantian
dimana anak penunggu kereta menunggu
setia menanti santapan berlabuhnya besi tua bermoncong masinis

lautan asap, lautan terik lautan hati
berhiaskan pekerja maupun pedagang
tebarkan rona tebarkan makna
dimana sentuhan pagi memangsa
dimana sentuhan stasiun kereta berada
dimana diriku bercinta dengan suasana itu:juga

(stasiun jakartakota 14 Juli 09) *sempat salah tulis stasiun senen.. hohoho

Filed under: Bebas
8
Jul/09
0

lolong

lampu taman dolog & rembulan

lampu taman dolog & rembulan

susuri surabaya , tanah pahlawan tanah sura tanah baya

tapaki rona ronta , tanah pahlawan tanah sura tanah baya

hiasi lampu taman hiasi rembulan hiasi patung berilustrasi biru lampu taman

taman dolog taman dolog taman monolog

monolog melolong meronta ingin bersimbah tuk sepi ramai malamnya

Filed under: Bebas
26
Jun/09
0

niteyboesway

Malam sepi kubunuh diriku sendiri
jalanan sepi jalanan mati kupatri diri sendiri tuk menyendiri...
jembatan busway yang bersih pun menemaniku
ihwal sunyi ini ragu tertumbun, ragu tuk tertimbun, ragu tuk terbangun
Namun kubangun rasa ini untuk melihat indahnya sisi malam ini...
Indahnya malam indahnya temaram...
buram-buram saja lampu-lampu itu...

@jembatan busway PIM, Jakarta

Filed under: Bebas